Sabtu, 05 November 2011

Lahirnya Sang Panca Tirta

Alkisah Empu Withadarma alias Sri Mahadewa melakukan yoga samadi denganteguh dan dIsiplin. Dari Kekuatan panca bayu nya lahirlah dua orang anAk laki-laki,dan diberi nama Mpu Bhajrashattwa alias Mpu Wiradharma , dan adiknya diberinama Mpu Dwijendra alias Mpu Rajakretha. Mpu Dwijendra kemudian melakukanyoga samadi.
Berkat  yoga  samadinya  itu,  lahirlah  dua  orang  anak  laki-laki,  yang  sulung bernama  Gagakaking  alias  Bukbuksah  ,  dan  adiknya  bernama  Brahma  Wisesa  .Selanjutnya Brahma Wisesa melakukan Yoga Samadi .
Dari kekuatan Panca Bayu nya lahir dua anak laki-laki masing-masing bernamaMpu  Saguna  ,  dan  Mpu  Gandring.  Mpu  Gandring  wafat  ditikam  dengan  keris buatannya oleh Ken Arok .
Sedangkan Mpu Saguna , dari yoga samadi nya melahirkan seorang anak laki-laki bernama  Ki  Lurak Kapandean  yang selanjutnya menurunkan  wangbang yaitu  PandeWesi, adapun Mpu Bajrasattwa berkat Yoga samadi nya menurunkan seorang putra bernama Mpu Tanuhun alias Mpu Lampita .
Kemudian Mpu Tanuhun juga melakukan Yoga Samdi. Dari kekuatan batin dan panca bayunya beliau menurunkan lima orang putra juga yang disebut panca sanak .Yang sulung bernama Brahma Panditha, yang kedua bernama Mpu Semeru,  yangketika bernama Mpu Ghana, yang keempat bernama Mpu Kuturan, dan yang bungsu bernama Mpu Bharadah .
Mereka ini dikenal dengan sebutan Panca Pandita, atau Panca Tirta, yang jugadigelari  Panca  Dewata,  kelima  Pandita  itu  kemudian  berangkat  menuju  GunungSemeru di Jawa Timur . Disana Sang Panca Tirta melakukan Yoga Samadi memujaBhatara  Hyang Pasupati  selaku leluhurnya,  setelah  sekian  lama Sang  Panca Tirtamelakukan Yoga samadi di Gunung Semeru, ada sabda Bhatara Hyang Pasupati .
Kini mari berpaling kembali pada kisah Bhatara Hyang Putra Jaya alias BhataraHyang Mahadewa di Bali . Dari Yoga samadinya lahirlah dua anaknya laki dan perempuan.Yang Laki-laki bernama Bhatara Ghana , dan yang perempuan bernamaBhatari Dewi Manik Gni .  Selanjutnya beliau juga kembali ke Gunung Semeru diJawa Timur melakukan yoga samadi dengan memuja Bhatara Hyang Pasupati.
Setelah sekian lama merka melakukan yoga samadi , Dewi Manik Gni akhrinyamenikah dengan Sang Brahmana Panditta .
Setelah Sang Brahma Panditta melakukan upacara pudala , yaitu melalui upacaradwi jati , beliau bergelar Mpu Gni jaya, sama dengan nama leluhurnya yakni BhataraHyang Gni Jaya .
Sedang Mpu Kuturan, di Jawa menjadi raja berkedudukan di Girah . Dari seorangistrinya , beliau memiliki seorang putri bernama Dyah Ratnamanggali.
Di Bali adik dari Mpu Withadarma alias Sri Mahadewa bernama Shang HyangSiddhimantra  Sakti.  Beliau  berputra  dua  orang  ,  yang  sulung  bernama  KipasungGrigis.  Dan adiknya Jaya  Katon .  Selanjutnya  Kipasung  Grigis  menurunkan  KarangBuncing .
Karang  buncing  kemudian  menurunkan  Ki  Karang,  kemudian  Ki  Karang menurunkan  putra  lagi  yang  namanya  sama  dengan  leluhurnya  yang  bernama Kipasung Grigis.
Ia dinobatkan menjadi patih oleh raja Bali bernama Sri Tapaulung .
Raja Sri Tapaulung dinobatkan sebagai Raja pada Tahun caka 1246 bergelar SriGajah Waktra atau Sri Gajah Wahana .Oleh karena beliau sukses menjalankan roda pemerintahan di Bali . rakyat lalu memberi julukan Sri Astha Suraratna Bumi Banten.Selama pemerintahan Sri Gajah Waktra di Bali, beliau pernah menggelar Yajna diPura Besakih, yang disebutkan dalam lontar kidung Raja Purana . Pada tahun saka1265,  bali  ditundukan  oleh  Majapahit.  Ki  Pasung  Gerigis  oleh  raja  Majapahitditugaskan menyerang Sumbawa. Dalam perang tanding dengan Raja Sumbawa, KiPasung  Gerigis  gugur  bersama  lawannya  dalam  pertempuran  tersebut.  SedangJayakaton pada Candra Sangkala Lawang Apit Lawang atau tahun saka 829 menjadi patih berkedudukan di Belahbatuh. Beliau terkenal sebagai pakar arsitektur. Beliaulahyang mendirikan Candi Baraptu di Belahbatuh. Kemudian patih Jayakaton berputraseorang  laki-laki  bernama  Arya  Rigih.  Selanjutnya  Arrya  Rigis,  sedang  adiknya bernama Narottama, yang kemudian mengiringi Sri Airlangga ke Jawa. Tatkala SriAirlangga bertahta dikerajaan Daha, Jawa, beliau bergelar Sri Maharaja Rakai hulu,Sri Lokeswara Dharmmawangsa Airlangga Ananta Wikrama Tunggadewa. Sedana Narattoma  diangkat  sebagai  rakyan  kanuruhan,  bergelar  Mpu  Dharmamurthi Narottama Dharanasura.  Arya Rigis bertempat tinggal di Belah batuh, kemudian berputra seorang laki-laki bernama Arya Keddi. Selanjutnya Aryya Kedi memilikianak buncing sehingga disebut Aryya Karangbuncing.
Dua  anak  itu  lalu  dikawinkan.  Meskipun  sudah  cukup  lama  berumah  tangga, perkawinan  arrya  karabuncing  ini  tidak  membuahkan  keturunan.  Mengenang   nasibnya, itu mereka sangat berduka cita. Akhirnya setela,  dipertimbangkan matang-matang, lalu mereka ndewa sraya (memohon kepada Tuhan agar dikaruniai anak) diPura  Pasek  Gaduh  di  Belahbatuh.  Doa  permohonan  mereka  terkabul.  Merekamelahirkan seorang putra laki-laki , diberi nama Kebo Waruga.
Kebo Waruga adalah  seorang  laki-laki  yang berperawakan tinggi besar,  sulit cari bandingannya  di  Bali.  Ki  Kebo  Waruga  memeiliki  kesaktian  yang  tidak  adatandingnya,  teguh dan kebal tidak bias dilukai oleh senjata buatan manusia. Selainitu, ia pandai dalam bidang bangunan. Kesaktian Ki Kebo Waruga ini diketahui olehRaja Bali Sri Gajah Waktra. Oleh karena itu Ki Kebo Waruga diangkat menjadi patih, bergelar Ki Kebo Iwa alias  Ki Kebo Taruna. Mengapa diberi embel-embel Taruna,sebab selama hidupnya Ki Kebo Iwa tidak menikah. Namun akibat daya upaya MahaPatih Hamengkhubumi Kryan Gajah Mada dari Majapahit. Ki kebo Iwa bias dibujuk ke Majapahit dan diisana beliau dibunuh. Oleh karena itu tidak tidak pernah menikah,Ki Kebo Iwa tidak mempunyai keturunan.

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review